Leave a comment

Bahkan matamu pun enggan berbicara…

Maaf sayang..
Saat aer mata ku tadi menetes d awal senja…
Hari ini kau janji akan pulang sayang…
Aku pikir kita akan berbicara banyak.. Menghabiskan waktu d sela sore ini..
Tapi kau diam sayang..
Tak ada satupun kata yg bisa tunjukkan aku bagaimana harus berbuat..
Kau diam sayang..

Air mata itu menetes karna aku menyayangimu..
Karna aku melihatmu..
Karna aku merasakan penat yg kau rasa..
Tapi aer mata itu menetes,, terlebih karna aku merasa bodoh..
Merasa tak berguna..
Di saat seperti inipun aku tak dapat meraih tanganmu..
Tak dapat melakukan apa yg seharusnya aku lakukan…

Adakah yg salah dengan diriku sayang??
Apakah pundakku tak lagi kuat untuk menopang bebanmu??
Tak percayakah kau untuk sekedar menggenggam tanganku??
Tak adakah satu kata pun yg dariku yg bisa membuatmu bersemangat sayang??

Bicaralah sayang…
Aku bahkan tak dapat menemukan jawabannya di dalam matamu…

Aku tetap menunggumu pulang sayang..
Bagaimanapun keadaanmu..

Tidurlah yg nyenyak malam ini..
Aku menyayangimu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: